non blogs

Hari Pertama Sekolah

Juli 14, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Tak terasa Fathan sudah berusia 4,5 tahun lebih. Sudah waktunya sekolah Taman Kanak-Kanak. Dan hari senin kemarin, merupakan hari pertama Fathan masuk sekolah.

Kami memilih TK yang tidak jauh dari rumah. Sebenarnya ada beberapa pilihan sekolah. Alhamdulillah komplek rumah kami terdapat beberapa TK, sehingga memudahkan untuk memilih.

Ada yang TK umum, ada pula yang berbasiskan agama Islam. Dan yang terakhir ini justru jumlahnya lebih banyak. Ada yang sangat mahal baik dari Uang Pangkalnya maupun uang bulanannya. Uang pangkal sekitar 8 juta, dan bulanannya sekitar 500 ribu rupiah.

Buat kami, anggaran sebesar itu cukup mahal, terlebih untuk sekolah Taman Kanak-Kanak. Kami ragu, betulkah anak-anak membutuhkan semua fasilitas yang disediakan.

Akhirnya kami memilih salah satu yang berbasiskan agama Islam, dan dari segi biaya pun tidak terlalu mahal. Kami cukup mengeluarkan 3 juta untuk uang pangkal, dan 250 ribu rupiah untuk uang bulanan.

Dan saat hari pertama kemarin, ternyata muridnya pun tidak terlalu banyak. Hal itu justru, hal yang baik. Perhatian guru ke anak didik akan lebih maksimal jika muridnya tidak terlalu banyak.

Masih ingat dibenak saya, saat dulu TK, jumlah muridnya banyak banget. Dan saya duduknya dibelakang lagi. Kompletlah… tak ada perhatian dari guru.

Fathan kemarin, untuk hari pertama masih dianterin Bunda.  Hal ini lebih sebagai perhatian dan support orang tua ke anak. Dan juga sekaligus menggali informasi dari guru, mengenai hal-hal yang perlu dipersiapkan sehubungan dengan sekolah Fathan.

→ Tinggalkan KomentarKategori: Uncategorized

Detik-detik Menguji Kesabaran [IV]

Juli 14, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Sambil menunggu dokter kandungan datang, Bunda merasakan ada sesuatu yang bikin risih. Bunda bilang, “kok saya ngompol ya..”

“Wah itu bukan ngompol bu, tapi air ketubannya sudah pecah”

Tak lama setelah itu Dokter sudah datang, ternyata dokternya ganti, yang seharusnya menangani sedang ada operasi di tempat lain. Ya sudahlah, sama saja.

Tak lama kemudian, setelah diberi aba-aba oleh sang dokter, bunda menarik nafas dan “ngeden”…. oooeeee…..

Alhamdulillah akhirnya lahir juga. Seperti perkiraan semula, jenis kelaminnya perempuan.

Sesuai dengan rencana semula, bayi tersebut kami beri nama Nayla Rachma Althafunnisa Djunaedi. Panjang ya….

Artinya? Mmmmm ada deh…

→ Tinggalkan KomentarKategori: Bunda · Hamil

Detik-detik Menguji Kesabaran [III]

Oktober 21, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Saat Subuh sudah menjelang, Ayah tersadar dari bangun. Entah dengan Bunda, mungkin tertidur juga menunggu saat mulas datang. Tapi kalau melihat perawat yang lagi memeriksa bunda, sepertinya ada perkembangan yang terlewatkan oleh Ayah. Baca terus →

→ Tinggalkan KomentarKategori: Uncategorized

Detik-Detik Menguji Kesabaran [II]

April 8, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

2-3-2008; 12.00-23.00 WIB

Obat induksi, yang dimasukkan ke tubuh bunda melalui infus, mulai bereaksi. Cuma dibandingkan saat melahirkan Fathan dulu bereaksinya lebih lambat. Satu jam lewat, seperti tidak ada apa-apa. Setelah beberapa jam baru mulai terasa. Baca terus →

→ Tinggalkan KomentarKategori: Bunda · Hamil · Uncategorized

Detik-Detik Menguji Kesabaran [I]

April 5, 2008 · 1 Komentar

2-3-2008; 10.00 WIB

Ayah, Bunda, dan Fathan berangkat ke RS, untuk kontrol terakhir ke Dr. Agung. Ayah dan Bunda sebenarnya keberatan kalau Fathan ikut. Siapa tahu saat diperiksa nanti, bunda disuruh langsung masuk ruang bersalin. Tapi dia merengek dan memaksa. Ya sudah dengan sangat terpaksa dia kami bawa. Baca terus →

→ 1 CommentKategori: Bunda · Hamil

Menghitung Hari…

Maret 31, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Minggu 30 Maret 2008

Mulai dari sore hingga menjelang sholat Isya, bunda sudah kontraksi terus. Kita sepakat, habis sholat Isya kita berangkat ke Sari Asih Baca terus →

→ Tinggalkan KomentarKategori: Bunda · Hamil

Mbak Jum

Maret 23, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Nama lengkapnya Mbak Jumilah. Dia pembantu rumah tangga kami. Ikut kami sejak pertama kali pindah ke rumah ini. Hampir sepuluh bulan. Cukup lama dibandingkan dengan pembantu sebelumnya. Baca terus →

→ Tinggalkan KomentarKategori: Uncategorized

Eyang Kung Trip 3

Maret 23, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Acara hari itu diisi jalan-jalan keliling komplek. Eyang kung sama Ti ditemani Ayah sama Bunda. Fathan sama Rafi masih terlelap. Baca terus →

→ Tinggalkan KomentarKategori: Big Family

Eyang Kung Trip 2

Maret 23, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Eyang kung sama rombongan tiba di Stasiun Senen kurang lebih jam 15.30 hari rabu tanggal 19 Maret. Ayah baru bisa jemput ke stasiun senen kurang lebih jam Jam 17.00. Maklum hari itu adalah hari terakhir sebelum libur panjang. Jadi jalanan sejak siang hari sudah mulai macet, ditambah hujan deras yang turun sebelumnya. Baca terus →

→ Tinggalkan KomentarKategori: Big Family

Eyang Kung Trip

Maret 15, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Baru dapat kabar kemarin sore, bahwa rombongan dari Semarang mau datang. Kabar pertama datang dari bunda yang tiba-tiba dapat telpon dari Linda yang mengabarkan bahwa Eyang Kung mau datang ke rumah nanti tanggal 19 Maret. Baca terus →

→ Tinggalkan KomentarKategori: Big Family