“Ayah..naik ke atas!”
Itulah yang dikatakan Fathan semalam. Tadinya Ayah masih nggak ngeh maksud “naik ke atas” tu apa. Ternyata, dia bermaksud main-main sama ayah. Salah satu kakinya, kaki kiri, dia naikkan ke pundak ayah. Kemudian ayah mengangkatnya.
Duh, ada-ada saja nih anak kalau sudah kangen.
Kalau minggu-minggu kemarin dia lagi suka tidur diatas perut ayah. Jadi kalau sudah mulai ngantuk, dia ngajak ke tempat tidur. Terus bilang, bobo di perut ayah.
Maksudnya disini bisa kepalanya di perut ayah, atau seluruh badannya diatas ayah.
Sebagai ayah, harus maklum juga sih. Umur Fathan yang masih batita sedang lapar-laparnya kasih sayang baik dari ayah maupun bunda. Terlebih dia mau punya adik baru. Bisa-bisa porsi buat dia tergeser.
0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.