Hari ini, Jumat tgl 4 January 2007, kita semua berangkat ke RS. Sari Asih untuk periksa kandungan bunda. Sudah sekitar dua bulan kita nggak kesana. Acara har ini pun sebenarnya diluar rencana. Maksudnya, hari ini ayah tidak berencana cuti untuk mengantar bunda ke rumah sakit.
Cuma, setelah dilihat-lihat, kalau tidak hari ini terus kapan lagi. Seminggu ini bunda masih libur sekolah. Sabtu besok, kita harus ke kawinannya dewi di masjid Pondok Indah. Tidak ada pilihan lain selain harus hari ini. Dan hari ini, kebetulan jadwal ayah tidak terlalu ketat. Untung ijin cuti secara verbal kemarin disetujui si bos.
Yang menjadi kekhawatiran kita hari ini adalah cuaca yang terus menerus hujan sejak beberapa hari terakhir ini. Tidak peduli siang maupun malam. Pagi ini pun awan mendung masih menggantung di atas. Kita sempat ragu, tapi show must go on.
Kita tetap berangkat naik motor. Rintik-rintik kecil mengiringi keberangkatan kita ke sari asih. Sempat khawatir juga, kalau ditengah jalan tiba-tiba hujan deras. Kalaupun hujan deras, kita pasti berhenti untuk berteduh.
Untunglah sampai sari asih, keadaan tetap seperti saat kita meninggalkan rumah.
Bunda sama Fathan, ayah turunin di depan RS, sedangkan ayah memarkir motor disamping rumah sakit. Jadi Bunda bisa daftar duluan.
Setelah selesai urusan administrasi, kita langsung menuju ke ruang praktek dokter agung. Untung hari ini tidak terlalu penuh. Sebenarnya kita kemarin sempat pesan nomor lewat telpon. Dapat no 6. Ternyata saat kita datang, kita dikasih no 4. Dan kita langsung masuk ruang praktek.
Saat masuk, ayah sempat kaget. Emang ini bener dokter agung? Kok kayaknya lebih mudaan. Maklum ini kedua kalinya kita ke dokter agung. Jadi agak-agak lupa gitu. Tapi setelah bicara beberapa saat, baru ayah yakin kalau itu dokter agung.
Saat perut bunda di USG, ternyata masih belum kelihatan juga jenis kelamin. Posisinya masih muter terus. Dan kalau melihat keadaan sekarang, diperkirakan bayi akan lahir antara tanggal 19-21 April 2004.
Setelah diperiksa, dokter menyarankan untuk tes laboratorium. Tes Standar sih. Untuk Toxo dan Rubella pun nggak. Ayah sempat tanya mengenai hal ini. Apakah tanpa adanya test lab bisa diketahui indikasi terkena toxo atau rubella.
Menurut dokter, bisa dilihat dari riwayatnya, kemudian apakah memelihara kucing, ayam, atau sejenisnya dirumah.
2 tanggapan so far ↓
Jemi // April 3, 2008 pada 7:57 am |
bunda, tanya dunk..
RS sari asih itu deket mana sih?
terus kalo dari giant ciledug itu naik apa?
kita ga punya motor nih bunda, jadi harus ngangkot..
hehe
makasi ya infonya..
balas via email juga bolehh
syukron
nonblogs // April 5, 2008 pada 10:46 pm |
wah kita RS Sari asih nya bukan ciledug tapi tangerang.